Hitung Data dengan Kriteria Banyak – CSW

Cara Ke Lima adalah dengan menggunakan Conditional Sum Wizard. (Conditional Sum Wizard dapat diaktifkan melalui Excel add-in. Pilih Tools | Add-Ins agar wizard diinstall dan tersedia.) Berikut langkah demi langkah untuk menggunakan Conditional Sum Wizard:

  • Pilih sel dalam data yang akan di analisis.
  • Pilih Conditional Sum dari Menu Tools. Excel akan menampilkan langkah pertama Conditional Sum Wizard. Range data yang akan anda analisis akan tampil dalam dialog box.

  • Klik Next. Excel akan menampilkan langkah selanjutnya dalam wizard.

  • Pilih Nama untuk Coloum to sum drop down
  • Dalam Coloum drop-down, pilih matematika; “Is:” diubah menjadi >; dan “This Value:” menjadi 50. Kemudian klik Add Condition.
  • Lanjutkan dengan dengan pilihan English pada Coloum Drop Down dan ubah isi “Is:” dan “This Value:”. Kemudian klik Add Condition.
  • Klik Next. Excel akan menampilkan langkah wizard ke tiga.

  • Pilih “Copy Just the Formula To a Single Cell“.
  • Klik Next. Excel menampilkan langkah wizard ke empat (terakhir)

    .

  • Dalam worksheet, klik sel yang akan berisi jawaban rumus anda.
  • Klik Finish.

Hasil rumus akan tampil sesuai dengan kondisi yang telah anda pilih pada langkah pertama.

Tentunya masih ada beberapa cara lagi untuk menyelesaikan soal ini. Terus lakukan percobaan agar mendapatkan cara yang paling cocok dengan keinginan anda. Semoga sukses dengan pekerjaan anda.

Menghitung Data yang Cocok Dengan Beberapa Kriteria

Menghitung jumlah data dalam sebuah table yang memenuhi satu syarat cukup mudah; akan tetapi jika anda ingin menghitung jumlah data yang memenuhi dua atau lebih criteria, maka perlu cara yang agak sulit. Dalam tip ini kita mencoba lima cara untuk menghitung jumlah data yang memenuhi beberapa criteria. (untuk Ms Excel 97, Excel 2000, Excel 2002, and Excel 2003.)

Memang tidak umum bagi berbagai pengguna Excel untuk menggunakannya sebagai perhitungan database. Sebagai contoh: misalnya kita memilihi database tentang daftar nilai mahasiswa, atau daftar pelanggan yang dimiliki oleh perusahaan. Dengan contoh ini, kita dapat menghitung misalnya berapa jumlah mahasiswa yang lulus untuk mata pelajaran matematika dan bahasa inggris, atau jumlah pelanggan yang pembeliannya diatas 1 jt dan membeli produk tertentu (criteria yang digunakan lebih besar sama dengan 2)

Excel memiliki sejumlah fungsi yang cukup baik dalam menentukan jumlah data (record) dalam sebuah daftar (table). Akan tetapi, bagaimana cara menggunakannya untuk menyelesaikan soal yang memiliki dua criteria atau lebih tidaklah begitu jelas. Misalnya kita mencoba melihat berapa mahasiswa yang lulus Matematika dan English dari daftar di bawah ini dengan syarat nilai kelulusan adalah 50 ke atas untuk matematika dan 50 ke atas untuk English.

    <img src="http://abc.aurino.com/wp-content/uploads/2012/03/031612_1748_MenghitungD1.png" alt=""/>

Hasilnya adalah 2 karena yang memiliki nilai matematika > 50 adalah 2 orang dan sedangkan English >50 3 orang, tapi yang memenuhi syarat Matematika >50 dan English >50 adalah 2 orang.

Caranya adalah (klik untuk melihat caranya):

  1. Menggunakan DCOUNTA
  2. Menggunakanan Rumus Deret
  3. Menggunakan SUMPRODUCT
  4. Menggunakan Autofilter dan SUBTOTAL
  5. Menggunakan Conditional Sum Wizard

VBAExcel-Menghilangkan Duplikasi Dalam Excel

 

Berikut adalah kode VBA untuk menghapus duplikasi data serta menghilangkan item yang tidak sama.

Gambar di bawah menunjukkan dua buah kolom yang berisi data. Kita ingin menghapus duplikasi data dari kolom kedua dengan membandingkan ke isi kolom A.

Kode VBAnya adalah sebagai berikut:

Sub RemoveDuplicatesInCells()

    Dim c As Range
    Dim rCheckForDupes As Range

    Set rCheckForDupes = Range(“A1:B14”)

    With rCheckForDupes

        For Each c In .Columns(2).Cells

            If WorksheetFunction.CountIf(.Columns(1), c.Value) > 0 Then
                c.ClearContents
            End If

        Next c

    End With

    Set rCheckForDupes = Nothing

End Sub


Hasilnya adalah sebagai berikut:

Bagaimana untuk menghapus sel-sel yang kosong? Maka kita ubah kode VBA menjadi

.

Sub RemoveDuplicatesInCells2()

    Dim c As Range
    Dim rCheckForDupes As Range

    Set rCheckForDupes = Range(“A1:B14”)

    With rCheckForDupes

        For Each c In .Columns(2).Cells

            If WorksheetFunction.CountIf(.Columns(1), c.Value) > 0 Then
                c.ClearContents
            End If

        Next c

        .Columns(2).SpecialCells(xlCellTypeBlanks).Select

        Selection.Delete Shift:=xlUp

        .Cells(1).Select

    End With

    Set rCheckForDupes = Nothing

End Sub


Hasilnya adalah:.

Untuk menghapus data yang tidak sama maka, ubahlah tanda lebih besar (>) dalam “If WorksheetFunction.CountIf(.Columns(1), c.Value) > 0” menjadi tanda sama dengan (=) sign.

 

Sumber: andrewsexceltips.com.

MENGAKTIFKAN DATA ANALYSIS TOOLPAK

Analysis ToolPak adalah program add-in Microsoft Office Excel yang tersedia pada saat Anda menginstal Microsoft Office atau Excel. Dalam Excel 2010, terdapat beberapa perbaikan terhadap Analysis ToolPak.

Untuk menggunakan Analysis ToolPak di Excel, Anda perlu mengaktifkannya terlebih dulu.

Untuk mengaktifkan Data Analysis ToolPak dalam Ms Excel 2007 (untuk Ms Excel 2010 lihat di bawah)

  1. Klik the Microsoft Office Button
    , kemudian klik Excel Options.


  1. klik Add-Ins, dan di kotak Manage, pilih Excel Add-ins.

 

Sehingga muncul Dialog Box seperti di bawah ini

 


  1. klik Go

    Sehingga muncul:

    .

  2. Pada kotak Add-Ins available, pilih Analysis ToolPak dengan meng-klik check box, dan kemudian klik OK.
    1. Tip    Jika Analysis ToolPak tidak ada dalam daftar pada kotak Add-Ins available, maka klik Browse untuk mencarinya.
    2. Jika Anda mendapat pesan bahwa Analysis ToolPak tidak terinstall dalam komputer Anda , maka klik Yes untuk menginstallnya.
  3. Setelah Anda memasang Analysis ToolPak, maka perintah Data Analysis akan dapat dilihat dalam Analysis group di tab Data.

 Catatan   Agar fungsi Visual Basic for Application (VBA) untuk Analysis ToolPak, tersedia maka Anda perlu memasang juga add-in Analysis ToolPak – VBA dengan cara yang sama seperti yang dilakukan untuk memasang Analysis ToolPak.

Untuk MS Excel 2010

Klik Office button, kemudian Options.


Klik pilihan menu Add-Ins dan Anda akan melihat pilihan Analysis ToolPak pada daftar Add-In. Klik tombol Go
yang ada di bawah.

Now select the Analysis Toolpak option and click OK to complete the configuration.


Pada kotak Add-Ins available, pilih Analysis ToolPak dengan meng-klik check box, dan kemudian klik OK.

Pda tab Data kita akan menemukan Data Analysis di dalam kelompok Analysis.

<

p style=”text-align: center”>

 

Isi Data Analysis

Agar dapat menggunakan Data Excel, maka Anda harus terbiasa dengan teknik dan terminologi statistika. Klik pada Data Analysis dan akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini. Selanjutnya pilih analysis yang sesuai dan Excel akan memproses data Anda sesuai dengan statistik yang Anda pilih.


Berikut adalah daftar fungsi statistika yang dapat Anda kerjakan dengan menggunakan perintah-perintah dalam Data Analysis.

  • Anova: Single Factor
  • Anova: Two-Factor with Replication
  • Anova: Two-Factor Without Replication
  • Correlation
  • Covariance
  • Descriptive Statistics
  • Exponential Smoothing
  • F-Test Two Sample for Variance
  • Fourier Analysis
  • Histogram
  • Moving Average
  • Random Number Generation
  • Rank and Percents
  • Regression
  • Sampling
  • t-Test: Paired Two Sample for Means
  • t-Test: Two-Sample Assuming Equal Variances
  • t-Test: Two-Sample Assuming Unequal Variances
  • Z-Test: Two-Samples for Mean

Data Tables dalam Excel

By Aurino Djamaris

Dalam Excel, Data Table adalah cara untuk melihat hasil berbeda-beda dengan mengubah sebuah sel masukan dalam rumus Anda. Sebagai contoh, jika kita akan mengubah tingkat bunga, dan melihat berapa bunga yang akan dikenakan dari pinjaman sebesar 100.000.000 setiap bulannya. Tingkat bunga merupakan sel input. Dengan memerintahkan kepada Excel untuk mengubah input ini, maka kita akan dapat dengan cepat melihat pembayaran bulanan yang berbeda-beda. Sebagai contoh kita ingin tahu berapa banyak yang harus kita bayar kembali setiap bulannya jika tingkat bunga adalah 24 persen per tahun. Akan tetapi bank lain menawarkan tingkat bunga lain misalnya 22 persen per tahun, 20 persen per tahun, dan 18 persen per tahun.

Download file ContohDataTable

Untuk membuat perhitungan tersebut kita memakai formula PMT dengan syntax:

PMT(rate, nper, pv, fv, type)

Namun dalam perhitungan ini kita hanya perlu tiga parameter jadi:

PMT(rate, nper, pv)

Dimana:

Rate berarti tingkat bunga. Parameter atau argumen kedua, nper, adalah periode pembayaran atau berapa bulan Anda harus membayar kembali pinjaman. Argumen ketiga, pv, adalah nilai pinjaman saat ini atau seberapa banyak Anda ingin meminjam.

Baiklah kita membuat spreadsheet baru dengan tingkat bunga 24%, Periode 5 tahun atau 60 bulan dan jumlah pinjaman Rp. 100.000.000, sebagai berikut:


Kemudian di D2 kita masukan “Pembayaran Cicilan/bulan”, dan di D3 kita masukan formula PMT() untuk menghitung besarnya pembayaran cicilan per bulan yaitu:

=PMT(B4/12,B5,-B6)

Nilai Rate dimasukan ke dalam rumus harus dibagi 12 terlebih dahulu karena pembayaran bulanan sedangkan tingkat bunga adalah tahunan. Sedangkan periode (nper) langsung dimasukan. Untuk nilai pinjaman (pv) kita masukan nilai minus (-), karena kita anggap sebagai pinjaman, sehingga nilai pembayaran per bulan (PMT)nantinya akan mendapatkan nilai positif.


Kita meletakkan fungsi PMT di sel D3 karena sel D3 berada satu baris di atas dan satu kolom di samping kanan angka tingkat bunga 22%. Nantinya pembayaran bulanan dengan bunga masing-masing berada di sel D4 sampai dengan D6. Excel memang menetapkan Data Table layout sedemikian rupa.

Agar Excel dapat menghitung total pembayaran bulanan baru berdasarkan bungan yang kita masukan ke dalam sel C4 s/d C6 sesuai dengan fungsi yang telah kita tuliskan pada sel D4.

Jadi sorotlah sel C3 sampai dengan D6 seperti gambar di bawah ini:


Setelah sel C3 s/d D6 dipilih, maka kita dapat membuat Data Table Excel, sehingga hasilnya adalah pembayaran bulanan baru. Caranya:

  • Dari menu Excel, Klik Data
  • Cari Data Tools group
  • Klik panah kecil sebelah kanan “What if Analysis”

     


  • Laku Klik Data Table… sehingga muncul kotak dialog


Pada kotak dialog, yang perlu diisi adalah Row input cell atau Column input cell. Kita menginginkan Excel untuk mengisi ke bawah, arah kolom. Jadi kita perlu kotak teks kedua pada dialog box ” Column input cell “. Jika kita ingin mengisi baris, kita akan menggunakan ” Row input cell “.

Yang kita anggap sebagai Sel masukan sel yang berisi tingkat bunga. Sel ini adalah sel yang harus diubah oleh Excel.

Jadi klik di dalam Column input cell dan masukkan B4:


Klik OK maka excel akan mengisi sel-sel yang berada di bawah D3, yaitu D4, D5, D6 menjadi sebagai berikut:


Jadi kalau kita mendapatkan tingkat bungan 18% maka pembayaran bulanan adalah Rp2.639.442,-

Jika Anda pilih sel D4 s/d D6 maka dalam kotak Formula akan tampil

{=TABLE(,B4)}

Yang berarti bahwa sel tersebut diperoleh dari input sel B4.

 

Bagaimana kalau kita ingin bentuk hasil mendatar atau berada dalam satu baris

Misalnya dengan bentuk sebagai berikut:


Maka pilihan kita adalah sel B4 s/d E5:


Kemudian kita lakukan langkah sebagai berikut:

  • Dari menu Excel, Klik Data
  • Cari Data Tools group
  • Klik panah kecil sebelah kanan “What if Analysis”

     


  • Laku Klik Data Table… sehingga muncul kotak dialog


Yang kita anggap sebagai Sel masukan sel yang berisi tingkat bunga. Sel ini adalah sel yang harus diubah oleh Excel.

Jadi klik di dalam Row input cell dan masukkan B4:


Klik OK maka excel akan mengisi sel-sel yang berada di kanan B5, yaitu C5, D5, E5 menjadi sebagai berikut:


Sama halnya dengan perhitungan melalui kolom, kalau kita mendapatkan tingkat bunga 18% maka pembayaran bulanan adalah Rp2.639.442,74

Jika Anda pilih sel C5 s/d E5 maka dalam kotak Formula akan tampil

{=TABLE(B4,)}

Yang berarti bahwa sel tersebut diperoleh dari input sel B4.

 


Scenario dalam Excel

By Aurino Djamaris

Skenario berada di bawah menu ” What-If Analysis ” di Excel. Sebagai contoh, Bagaimana jika saya mengurangi jumlah belanja makanan? Berapa yang tersisa kemudian? Skenario dapat disimpan, sehingga Anda dapat memanggil kembali pada saat diperlukan.

Contoh penerapan scenario: misalnya Anda memiliki anggaran pengeluaran keluarga. Kemudian Anda mencoba mengubah pengeluaran pos-pos tertentu, misalnya makanan, pakaian, atau bahan bakar, dan melihat bagaimana perubahan ini mempengaruhi anggaran secara keseluruhan.

Download file contoh: ContohWhat-If-Analysis – Scenario Manager

Pertama buat Anggaran Serupa dengan Tabel di bawah ini


Angka dalam sel B12 di atas dapat menggunakan fungsi SUM, merupakan total pengeluaran Anda. Sedangkan Angka dalam sel C3 adalah seberapa pendapatan Anda setiap bulan. Angka dalam sel D13 adalah berapa banyak sisa pendapatan Anda setelah dikurangi semua pengeluaran.

Dengan hanya Rp. 460.000 yang tersisa setiap bulan maka harus dibuat perubahan. Kita akan membuat skenario untuk melihat apa pengaruh pemotongan pos-pos anggaran tersebut.

• Pilih Tab Data

• Pada Tab Data, Data Tools Group

• Klik pada What-If -Analysis, dan pilih Scenario Manager:


Setelah meng-klik Scenario Manager maka akan tampil dialog box sebagai berikut:


Kita ingin membuat skenario baru. Jadi klik tombol Add. Anda kemudian akan mendapatkan kotak dialog lain muncul:


J12 yang ada di field Changing Cells adalah sel terakhir yang Anda pilih sebelum mengklik Scenario Manager. Kita akan mengubah sel ini. Langkah pertama, ketik Nama untuk Skenario Anda di kotak Scenario name. Misalnya Anggaran Asli.

Excel saat ini membutuhkan input Anda untuk memasukkan sel-sel dalam spreadsheet Anda yang akan diubah. Dalam skenario pertama (Anggaran Asli),tentu saja tidak ada yang akan diubah. Namun demikian kita harus memasukkan sel-sel mana yang akan berubah. Misalnya kita coba untuk mengurangi pengeluaran Makanan, Baju, dan telepon. Sel yang ditempati oleh Anggaran ketiga pos tersebut adalah sel B7 sampai sel B9. Jadi isilah kotak Changing Cells dengan B7: B9,
jangan lupa titik dua(:)diantara dua sel tersebut (atau titik koma[;] jika Anda menggunakan regional setting Indonesia.


Klik OK dan Excel akan meminta Anda untuk memasukkan beberapa nilai:

Karena kita ingin scenario ini sebagai Anggaran Asli maka, klik OK saja. Dan akan muncul Dialog Box Scenario Manager sebagai berikut:


Sekarang kita mempersiapkan satu skenario, kita dapat menambahkan satu lagi. Pada langkah ini kita coba memasukkan nilai baru – Tabungan.

Klik tombol Add lagi. Ketik Nama baru, misalnya Anggaran Dua. Changing Cells berisi B7: B9. Jadi klik OK.

Anda akan dibawa ke kotak Scenario Value dialog. Sekarang kita ingin mengubah nilai. Masukan yang 1800000 untuk B7, 1000000 untuk B8 dan 250000 pada B9. seperti pada gambar di bawah ini:


Nilai ini adalah nilai baru untuk Anggaran. Lalu klik OK dan Anda melihat kembali Scenario Manager, dan terlihat ada dua scenario dalam listnya:


Terlihat bahwa kita memiliki Anggaran Asli dan Anggaran Dua. Klik tombol Show dibagian bawah Scenario Manager dengan Anggaran Dua terpilih. Nilai-nilai dalam spreadsheet Anda akan berubah, dan anggaran baru akan dihitung. Gambar di bawah menunjukkan apa yang tampak seperti di spreadsheet:


Klik pada Anggaran Asli, kemudian klik tombol Show. Nilai-nilai awal akan ditampilkan!

Klik tombol Close pada
dialog box untuk mengakhiri.

Jadi Skenario memberikan pada Anda cara yang berbeda untuk melihat satu set angka, dan dengan mudah Anda beralih dari alternatif angka yang diinginkan.

Cara Membuat Laporan Scenario

Selain membuat scenario, kita dapat membuat laporan scenario. Untuk membuat laporan skenario Anda, maka langkahnya adalah sebagai berikut:

• Klik Tab Data pada Excel Bar

• Cari Data Tools Group

• Pada Tools Data Group, klik What-If-Analysis

• Dari What-If-Analysis, klik Scenario Manager

• Dari kotak dialog Scenario Manager, klik tombol Summary untuk menampilkan kotak dialog berikut:


Dialog Box di atas memberikan pada Anda pilihan sel-sel mana yang akan tampil pada laporan. Untuk mengubah sel pada Result cells, klik pada spreadsheet Anda. Klik sel-sel dengan menekan tombol CTRL pada keyboard Anda, dan mengklik sel dengan tombol kiri mouse Anda. Pilih sel C3, B12 dan C13. Jika Anda ingin menyingkirkan sel yang dipilih, klik lagi dengan tetap menekan tombol CTRL. Selanjutnya, jika sudah memilih, Klik OK. Excel kemudian akan membuat Ringkasan Skenario Anda:


Baiklah selesai tentang What-If-Analysis – Scenario Manager. Selamat mencoba.

What if Analysis –Goal Seek

By Aurino Djamaris

Salah satu Ms Excel adalah dengan dilengkapinya kemampuan untuk melakukan berbagai perhitungan matematis untuk Anda. Salah satu tool data di Excel yang dapat Anda gunakan untuk melakukan perhitungan ini adalah What-If Analysis. What-If Analysis dapat membantu untuk melihat pengaruh terhadap perhitungan kita jika memiliki nilai berbeda-beda (dengan lain kata jika angkanya berbeda bagaimana hasilnya tanpa kita memasukkan rumus baru lagi). Sebagai contoh, “Berapa tingkat bunganya jika saya hendak membeli mobil dengan cicilannya 4 juta per bulan?” Pertanyaan ini dapat dijawab dengan menggunakan What-If Analysis.

Salah satu tool dalam What-If Analysis adalah Goal Seek.

The real power in Excel comes in its ability to perform multiple mathematical calculations for

 

Download contoh Contoh Whatif-GoalSeek

Contoh

Anda mau membeli mobil baru, dan jumlah uang yang perlu dipinjam juga sudah diketahui, berapa lama pinjamannya dan berapa jumlah pembayaran per bulannya. Tetapi Anda ingin tahu berapa tingkat bunganya jika pembayarannya 4 juta per bulan. Pada gambar 1, Anda dapat melihat bahwa jika tanpa bunga maka pembayaran untuk hutang sebesar 200 juta dibagi dengan 60 bulan pembayaran, maka Anda akan membayar Rp. 333.333,- perbulan dengan menggunakan fungsi =PMT(B4/12,B3,B2). What-If Analysis akan dapat dengan mudah menghitung berapa tingkat bunganya.

 

Untuk memasukkan Fungsi Pembayaran (PMT) dapat dilakukan sbb:
  • Pilih tab Formula.
  • Lalu klik Insert Function. Maka keluar tampilan dialog box.
  • Pilih PMT.
  • klik OK. Maka muncul dialog box.

  • Pilih sel dalam sheet sesuai dengan informasi yang dibutuhkan
  • Pindahkan field berikutnya. Keterangan tentang informasi apa yang dibutuhkan akan muncul pada bagian bawah dialog box
  • Ulangi sampai semua informasi dimasukkan dan
  • klik OK.

Tool What-If Analysis

Ada tiga tool What-If analysis yang dapat Anda gunakan. Untuk mengakses pilih tab Data, dan cari perintah What-If Analysis. Jika Anda mengklik perintah ini, maka sebuah menu dengan tiga pilihan akan muncul.

Goal seek berguna untuk mengetahui hasil, dengan mengetahui terlebih dahulu input yang diperlukan. Dalam contoh ini kita ingin mengetahui berapa tingkat bunganya jika pembayarannya menjadi 4000.000 per bulan.

Goal Seek

Penggunaaan Goal Seek untuk menentukan tingkat bunga:
  • Pilih tab Data.
  • Cari Data Tools group.
  • Klik tombol atau perintah What-If Analysis. Akan muncul tiga pilihan perintah.

 

  • Pilih Goal Seek. Akan muncul dialog box.
  • Pilih cell yang akan ditentukan nilainya. Dalam contoh ini kita memilih B5, sel yang menunjukkan Pembayaran per Bulan.

 

  • Pindah ke field berikutnya.
  • Masukkan nilai yang diinginkan ke field To
    value. Dalam contoh ini -4000000. Karena pembayaran mengurangi pinjaman maka berilah tanda minus (-).

 

 

  • Pindah ke field berikutnya.
  • Pilih sel yang hendak diubah nilainya. Sel ini yang akan dicari oleh goal seek. Dalam contoh ini adalah sel B4, yaitu Tingkat Bunga.

 

  • klik OK.
  • Setelah selesai menghitung, klik OK lagi. Tingkat suku bungan yang nampak dalam sel B4 adalah 7% untuk pembayaran per bulan 4 juta dengan pinjaman 200 juta yang dibayar selama 5 tahun, atau 60 bulan.

Fungsi Subtotal Excel

Rumus ini akan menghasilkan subtotal dari sebuah daftar data/list atau database. Biasanya kita menggunakan Perintah Subtotal
dalam Outline group yang ada di Menu Data. Setelah daftar subtotal list dibuat, maka anda dapat memodifikasi fungsi SUBTOTAL nya

Rumus:

SUBTOTAL(function_num, ref1, ref2, …)

 Function_num   adalah angka  1 s/d  11  (kalau menjumlahkan termasuk nilai yang tersembunyi) atau  101 s/d 111 (tidak termasuk nilai yang tersembunyi) yang menyatakan fungsi yang mana yang digunakan untuk menghitung subtotals dalam sebuah table data.

Function_num
(includes hidden values)

Function_num
(ignores hidden values)

Function

1

101

AVERAGE

2

102

COUNT

3

103

COUNTA

4

104

MAX

5

105

MIN

6

106

PRODUCT

7

107

STDEV

8

108

STDEVP

9

109

SUM

10

110

VAR

11

111

VARP

Ref1, ref2   adalah angka Range atau Referensi 1 s/d  254 yang akan disubtotalkan.

Contoh:

Data:

Perhatikan data 14 s.d 16 disembunyikan

Dengan menggunakan fungsi subtotal maka hasilnya adalah sebagai berikut: